Good Afternoon, Good People!

Jadi ceritanya, saya mengawali pagi ini dengan sebongkah rasa galau yang besar& bener-bener bikin suasana hati gak enak. Masih kebawa galau kemaren malem ini kayaknya *halah*. Galau kok terus! :p

Agenda pagi ini dimulai dari kuliah panum terakhir ‘put it all together’ of which I’m not sure what must be put together. (˘_˘”)
Setelah itu harus ke RSSA buat ngumpulin ‘buku ijo’ koas ke lab.kulkel, yang ternyata baru hari senin disuruh ngumpulinnya. Okelah kalau begitu. Nah, mumpung di RS, saya, Vina& mbak Dihin sempet jalan-jalan naik ke poli buat survei lokasi poli kulkelnya. Hehehe. Sempet ketemu beberapa wajah-wajah senior yg familiar juga dgn kami, lengkap dgn jas putih, semua terlihat sibuk! Dan saya pribadi masih belum bisa percaya kalau minggu depan saya akan seperti mereka. WOW! Time flies. Too fast.

Jam 13.00 saya ada janji sama ketua pelaksana diklat BSMR di kampus. Niatnya mau nemenin dia ke Inspiera (semacam training corp. gitu), dan saya senang bisa bertukar ide, menambah wawasan& tertulari semangat. Hmm, justru kan harusnya saya sebagai Steering Commitee yang harus lebih semangat. Hehehe… Overall, saya senang akhirnya perlahan-lahan project Diklat ini mulai mendapat sebuah titik terang untuk melangkah. Semangaaaatttt untuk semua panitia! ^^

Dan pukul 16.20, here I am, sudah mandi& wangi, melihat ke arah tumpukan modul untuk OSCE besok& tiba-tiba merasa jenuh. Ouch! I know. This is not good.

Alright then, I’ll continue learning after this πŸ˜‰

Anyway, I got this annoying question lately. Many times! ‘Ayooo! Kapan nyusul si X nikah?’
Dear people, honestly, I have no idea how to answer. All I know is just how to cover these flowing tears with a SMILE on my face. πŸ™‚

Stay Strong! πŸ˜‰

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

I Have No Idea

Wazzaaappp???

Alhamdulillah akhirnya saya bisa mengunduh alias download aplikasi WordPress for Blackberry, setelah berulang kali gagal tanpa tau sebabnya. πŸ˜€
Entah mengapa, sejak 3 hari yang lalu rasanya hampaaaaaaa bgt, partner ngobrol saya lagi pelatihan ke Sukabumi, adik saya sibuk belajar& ngerjain tugas, temen-temen sibuk sendiri-sendiri, saya merasa sedikit terasing dari hidup saya sendiri. Aneh ya? Tapi memang begitu rasanya.

Sebenernya saya nggak tau mau nulis apa kali ini. Sekedar pengen berceloteh saja tentang kejadian akhir-akhir ini. πŸ™‚

Kelompok Panum yang ceria!
Keluarga yang berada di kota&pulau seberang.
Sahabat yang terasa menjauh.
Partner yang sibuk.
Dan,
Masa lalu yang terus membayangi.

I have no one to TALK to& LISTEN to every story of mine. Not just HEAR what I say.

Oke, saya tau. Tuhan akan selalu ada setiap saat saya membutuhkanNYA. Oleh karena itu saya selalu coba mendekatkan diri padaNYA, memintanya untuk menghapus segala galau yang berkepanjangan ini. Oh ya, setidaknya saya punya 1 media curhat lagi, BLOG ini.. Hihi :p
Tapi sesuai janji, saya nggak akan posting hal-hal yg terlalu pribadi πŸ˜‰

Siapapun yang baca ini tolong doakan agar saya nggak galau lama-lama, biar nggak dijuluki ababil. Ugh.

That’s all for now. I’ll catch ya later, folks!

Regards.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

This is URTICARIA!

Selamat soreeeeee!

Hari ini kelompok saya dapat jatah libur kepaniteraan umum, jadinya saya seharian di rumah aja. Daripada setressss liat liputan Arumi Bachsin yang lagi waxing bulu kaki (heran, bahkan hal seperti itu bisa jadi 1 topik berita @#%&^!), yah paling nggak satu problema dunia entertainment kita tercinta terselesaikan dengan pulangnya Arumi ke Pak Rudi dan Ibu Liliana. Baiklah, lebih baik saya ngeblog sekalian belajar dikit-dikit. nyehehehehe…..

Jadi, topik blogpost hari ini sesuai judulnya, tentang urtika alias biduren, diperantarai oleh sistem imun tubuh kita, hal tersebut mungkin sekali terjadi terutama di daerah dingin seperti kota Malang ini. Well, jadi begini ceritanya, kemarin saya dikonsuli seorang *ehem* teman tentang ibunya yang kena urtikaria sejak hari jumat lalu. Pada waktu itu saya hanya bisa melakukan hetero-anamnesa ke *ehem* teman saya, padahal sebenernya pengen langsung auto-anamnesa langsung ke ibunya biar lebih jelas. Dosen saya sering mengatakan: “Hampir 70% kepastian diagnosa bisa kita dapatkan jika kita menggali riwayat atau anamnesa yang baik”.

Karena saya tidak bisa mendapatkan banyak info, langsung saja kita bahas tentang urtikaria ini.

DEFINISI

Urtikaria ialah reaksi vaskular di kulit akibat bermacam-macam sebab, biasanya ditandai dengan edema setempat yang cepat timbul dan menghilang perlahan-lahan, berwarna pucat dan kemerahan, meninggi di permukaan kulit, sekitarnya dapat dikelilingi halo.

Keluhan subyektif biasanya gatal, rasa tersengat atau tertusuk.

Kalau urtika sampai mengenai lapisan kulit yg lebih dalam daripada dermis (submukosa atau subkutis atau mungkin mengenai saluran nafas, cerna, atau kardiovaskular) disebut angioedema.

Urtikaria juga dikenal dalam berbagai macam nama, antara lain: hives, nettle rash, biduran, kaligata.

ETIOLOGI

Pada penyelidikan ternyata hampir 80% tidak diketahui penyebabnya alias masih idiopatik. Namun, hal-hal di bawah ini dapat menjadi penyebab urtikaria:

a) Obat

Hampir semua obat sistemik menimbulkan urtikaria secara imunologik tipe I atau II. Contohnya: obat golongan penisilin (antibiotik), sulfonamid (antibiotik), analgesik, pencahar, hormon, dan diuretik. Ada juga obat yang merangsang pembentukan urtikaria secara non imunologik langsung dengan merangsang sel mast untuk melepaskan histamin, misalnya kodein, opium dan zat kontras. Aspirin menimbulkan urtikaria karena menghambat sintesis prostaglandin dari asam arakidonat.

Kebetulan saya memang bisa urtikaria kalau minum kedua antibiotik diatas (Penisilin&Sulfa). Jadinya saya benar-benar berusaha sebisa mungkin lebih untuk mempertahankan kondisi daya tahan tubuh yang baik daripada harus minum obat terutama antibiotik. πŸ™‚

b) Makanan

Makanan yang berupa protein atau bahan lain yang dicampurkan ke dalamnya (zat rasa, pewarna, pengawet) sering menimbulkan urtikaria alergika. Contohnya: makanan yg sering menimbulkan urtikaria adalah telur, ikan, kacang, udang (kalau yg ini,memang bisa bikin urtika kalo saya yg makan! alias A L E R G I), coklat, tomat, arbei, babi, keju, bawang dan semangka.

Banyak juga ya… πŸ˜€

c) Gigitan / Sengatan Serangga

Hal ini lebih banyak diperantarai IgE (tipe I) dan tipe selular (tipe IV). Nyambuk, kepinding, dan serangga lain menimbulkan urtika bentuk papular di tempat gigitan (urtika lokal) biasanya sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari, minggu, bahkan bulan.

d) Bahan fotosensitizer

Bahan semacam ini misalnya griseofulvin, fenotiazin, sulfonamid, bahan kosmetik dan sabun germisid.

e) Inhalan

Inhalan berupa serbuk sari bunga, spora jamur, debu, bulu binatang, dan aerosol umumnya lebih mudah menimbulkan urtikaria alergik (tipe I). Reaksi ini sering dijumpai pada penderita atopi dan disertai gangguan napas.

f) Kontaktan

Contoh kontaktan: kutu binatang, serbuk tekstil, air liur binatang, tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, bahan kimia (misalnya insect repellant) dan juga bahan kosmetik.

g) Trauma Fisik

Trauma fisik dapat diakibatkan oleh faktor dingin, yakni berenang atau memegang benda dingin; faktor panas misalnya sinar matahari, sinar UV, radiasi dan panas pembakaran; faktor tekanan, yaitu goresan, pakaian ketat, ikat pinggang, air yg menetes atau semprotan air, vibrasi dan tekanan yg berulang,dll.

Adik perempuan saya kebetulan sering kena urtikaria kalau berada di tempat dingin seperti Malang, dan hal ini baru muncul sejak setahun yg lalu padahal sebelumnya dia baik-baik saja kalu berada di Malang.

h) Infeksi dan infestasi

Infeksi bakteri, virus, jamur maupun infestasi parasit dalam tubuh kita mampu menyebabkan urtikaria. Tetapi, apakah urtikaria timbul karena toksin bakteri atau oleh sensitisasi masih menjadi sebuah pertanyaan.

i) Psikis

Tekanan jiwa dapat memacu sel mast atau langsung menyebabkan peningkatan permeabilitas dan vasodilatasi kapiler. Ternyata hampir 11,5% penderita urtikaria menunjukkan ganguan psikis. πŸ˜€

10) Genetik

Faktor genetik ternyata berperan penting pada urtikaria dan angioedema, walaupun jarang menunjukkan penurunan autosomal dominan. Di antaranya: angioneurotik edema herediter, familial cold urtikaria, familial localizedheat urticaria, vibratory angioedema, dll.

11) Penyakit sistemik

Beberapa penyakit kolagen dan keganasan dapat menimbulkan urtikaria. penyakit vesiko-bulosa misalnya pemfigus dan dermatitis herpetiformis Duhring, sering menimbulkan urtikaria. Penyakit sistemik yang sering disertai urtikaria antara lain limfoma, hipertiroid, hepatitis, urtikaria pigmentosa, arthritis pada demam reumatik, dan arthrisi reumatoid juvenilis.

GEJALA KLINIS

Keluhan subyektif : gatal, rasa terbakar atau tertusuk.

Klinis: tampak eritema dan edema setempat berbatas tegas, kadang-kadang bagian tengah tampak lebih pucat. Bentuknya dapat papular seperti pada urtikaria karena sengatan serangga, besarnya dapat lentikular, numular maupun plakat. Kalau urtika sampai mengenai lapisan kulit yg lebih dalam daripada dermis (submukosa atau subkutis atau mungkin mengenai saluran nafas, cerna, atau kardiovaskular) disebut angioedema. Pada keadaan ini jaringan yang sering terkena ialah muka, disertai sesak nafas, serak dan rinitis.

Dermografisme, berupa edema dan eritema yang linear di kulit yang terkena goresan benda tumpul, timbul dalam waktu lebih kurang 30 menit. Pada urtikaria akibat tekanan, urtika timbul pada tempat yang tertekan. Urtika akibat penyinaran biasanya pada gelombang 285-320 nm dan 400-500 nm, timbul setelah 18-72 jam penyinaran dan klinis berbentuk urtikaria papular. Urtikaria kolinergik dapat timbul pada peningkatan suhu tubuh, emosi, makanan yang merangsang dan pekerjaan berat. Biasanya sangat gatal, urtika bervariasi dari beberapa mm sampai numular dan konfluen membentuk plakat. Urtikaria akibat obat atau makanan umumnya timbul secara akut dan generalisata.

DIAGNOSIS DAN DIAGNOSIS BANDING

Dengan anamnesis yang teliti dan pemeriksaan klinis yang cermat serta pembantu diagnosis agaknya dapat ditegakkan diagnosis urtikaria dan penyebabnya. Walaupun demikian, hendaknya dipikirkan pula beberapa penyakit sistemik yang sering disertai urtikaria. Urtikaria kronik harus dibedakan dengan purpura anafilaktoid, pitiriasis rosea bentuk papular, dan urtikaria pigmentosa.

TERAPI

Pengobatan yang paling ideal tentu saja mengobati penyebab atau bila mungkin menghindari penyebab yang dicurigai. Bila tidak mungkin, paling tidak mencoba mengurangi penyebab tersebut, sedikit-dikitnya tidak menggunakan dan tidak berkontak dengan penyebabnya.

Terapi farmakologik yang biasa digunakan untuk mengobati urtikaria antara lain:

  1. Antihistamin

Secara klinis, dasar pengobatan dipercayakan kepada efek antagonis terhadap histamin pada reseptor H1, namun efektifitas tersebut acapkali berkaitan dengan efek samping farmakologis, yaitu sedasi. Dalam perkembangannya, terdapat antihistamin yang baru yang berkhasiat terhadap reseptor H1 tetapi nonsedasi, golongan ini disebut sebagai anti histamin nonklasik.

Contoh Antihistamin Klasik:

No Kelas / Nama generik Nama pabrik
1 Atenolamin/difenhidramin Benadryl
2. Etilendiamin/tripenelamin Pyribenzamine
3. Alkilamin/klorfeniramin Chlortrimethon
4. Piperazine/ siklizin Marezine
5. Fenotiazin/ prometazin Phenergan
6. Tambahan;

hidroksizin hidroklorid

siproheptadin

Atarax

Periactin

Antihistamin yang nonklasik contohnya: terfenadin, astemizol, loratadin dan mequitazin. Efektivitasnya berlangsung lebih lama dibandingkan dengan AH1 yang klasik. Golongan ini juga dikenal sehari-hari sebagai antihistamin yang long-acting. Keunggulan lain golongan ini adalah tidak adanya efek sedasi karena tidak menembus sawar darah otak

Akhir-akhir ini juga berkembang istilah antihistamin yang berkhasiat berspektrum luas, maksudnya berkhasiat sebagai antihistamin juga berkhasiat terhadap mediator lain seperti serotonin, contohnya homoklorsiklizin. Pada urtikaria karena dingin, ternyata siproheptadin lebih efektif.

  1. Beta Adrenergik

Peneliti lain mengemukakan pengobatan dengan obat beta adrenergik ternyata efektif untuk mengobati urtikaria yang kronik.

  1. Kortikosteroid

Pemberian kortikosteroid sistemik diperlukan pada urtikaria yang akut dan berat, tetapi tidak banyak manfaatnya pada urtikaria kronik.

  1. Anti Enzim

Contohnya: antiplasmin, dimaksudkan untuk menekan aktivitas plasmin yang timbul pada perubahan reaksi antigen-antibodi. Preparat yang digunakan adalah ipsilon, trasilol.

  1. Pengobatan lokal di kulit dapat diberikan secara simtomatik, misalnya anti-pruritus di dalam bedak atau bedak kocok.

Terapi non-farmakologik:

  1. Desensitisasi

Biasanya dilakukan pada urtikaria dingin dengan melakukan sensitisasi air pada suhu 10 derajat celcius (1-2 menit) 2 kali sehari selama 2-3 minggu.

  1. Eliminasi Diet

Dicobakan untuk yang sensitif dengan makanan tertentu.

Pustaka yang saya baca saat menyusun blogpost ini:

ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN

Edisi Kelima (cetakan ketiga, 2006 dengan perbaikan)

Ketua Editor: Prof. Dr. dr. Adhi Juanda

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

untuk kasus ibu *ehem* teman saya itu, akhirnya saya sarankan untuk minum Incidal OD yg berisi Cetirizine diHCl 10 mg, 1x sehari dan diminumnya saat sore atau malam agar tidak menganggu aktivitas karena efek samping mengantuk yg mungkin dapat timbul, sambil saya beri saran untuk melakukan eliminasi diet terhadap bahan-bahan yg dapat memicu timbulnya urtikaria seperti diatas. Semoga beliau cepat sembuh. πŸ™‚

Leave a comment

Filed under Uncategorized

The Comeback

Dearest Blog,

It’s been a long time no blogging, eh? Bet you must be missing me! Since twitter and blackberry are getting popular, i really do enjoy the activity of micro-blogging in twitter or just having a chit-chat on Blackberry Messenger. Lately, i found those aren’t interesting anymore. My partner is getting busier with his job as well. Thus, i guess it’d be better for me to start blogging again.

bad news is: i have no idea what to write!

*sigh* OK, let’s get it over.

I want to jot down something that i recently think about.
But i promise myself, i won’t talk anything personal. hehehe.
So, after 2 weeks ahead, i’ll live a new life a co-assistant in Syaiful Anwar General Hospital. After going thru 3,5 years being a medschool student, it’s time to move on to the next level. Some people said that it will be hectic, scary, no time to have fun or hang out with friends and it really burdens my mind. Those rumours had successfully affected me. Before that i must be ready and preparing everything i need. That is exactly what i do in the past two months, learning skills that will be used to examine patients. So Fun!
Started with the basic skill, like Communication, History Taking, Basic Life Support, until the advanced like Neurological skill, IUD, Ear-Nose-Throat examining procedures, or Ophtalmological skills.
What makes it fun is that i am so lucky having such an amazing and superrrr hilarious group ever! LOL. There’s always a brand new thing to be discussed. We learn together, we laugh together, we share stories and somehow i feel so comfortable being in that group. πŸ˜‰

That’s all for this post. Just want the whole world know how lucky i am with my beautiful life πŸ™‚

Regards.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

curcol *curhat-colongan*

okay, seriously. i hate to cry! i really do!
but each cycle in my period there are times that make me unable to fight these tears and rage. could be from anything, traffic on the street, careless motorcycle rider, noisy neighbour, lousy internet connection and even unsensitive boyfriend.

and right now i’m dealing with one of those.

some might say i’m a possessive person in a relationship, but that’s my nature. though i try not to be, still that feeling keep coming again and again. and one more thing, I get jealous easily, thus once you light the fire, it’ll be forever burning. no exception. then again, i’d like to warn you people, please do not even think of lighting that fire right at the moment of my period. coz this fire will be outta control and burn the whole thing down.

ah, i really wish you understand what i ‘mean’.
by that definition, i wish you shall never do that, too. not even a small fire, and not one single thing you never realize. unexceptionally.

you and her had a history. and even more, she’s closer to you, your memories, and (who knows) your family too.

and I, never had that kind of history with any man. never. not even a single intention with any other person.

you might think she had gotten over you, your scent, your shadow. but for a woman, it’s not that easy. i myself took years to forget a man who came over to my life, eventhough he did it for just like couple months.

all i need is you to understand.

yes, i’m that possessive. i’m all that reactive. i’m not that strong. certainly, i am weak.
i’m pretty sure you might think one more thing about me:
i’m coward.
yes, i am. i can only feel free to talk about my feelings, my anger, and most importantly, my jealousy to my gadgets, coz i can’t stand looking at your eyes and say: I’m Jealous. because i know you’ll always say ‘no need to be jealous’.
but i can’t fight this feeling.

again, i’m just a coward weak girl who can only utter her feelings through this.

“but while we’re apart, don’t you give your heart to anyone” – Michael Buble

for distance will always keep us apart, but i hope you can keep these feelings safe the way it’s supposed to be.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

amateur chef ;)

Β 

people set their goals in life.

i often do that annually. those are neatly kept inside my journal.

and after having an intense small talk wif someone lately, i secretly decided to add one more goal this year:

” JAGO MASAK “

Β ha!

unbelieveable!

uda banyak kegiatan kek gini masih aja nambah-nambahin target… haha.. sok banget yak?!

soalnya, kalo dipikir-pikir, kapan lagi coba belajar masak [walau otodidak]? barang dua-tiga-empat tahun lagi uda kepikiran nikah. lha trus, suami mau dikasih makan apa? SALAH,,, yg bener: suami mau dimasakin apa? kalo urusan ngasih makan mah kewajiban si lelaki, kalo urusan masak biar si wanita yg beresin, ya nggak? πŸ˜‰

setelah membaca buku Sandiwara Langit dan ngobral-ngobrol sama mbak-mbak [mbak meg, mbak nuri, apalagi dara] tentang masa depan, aku bener-bener ngerasa bahwa memang di usia awal dan pertengahan dekade keduaku adalah saat yang tepat untuk mencoba membangun sebuah hubungan serius yang akan berujung indah pada saatnya nanti.

hmmm, apalagi kalo lagi ngobrol ama mbak meg, wah bisa keluar semua isi hati, obrolan-obrolan kecilku sama yang sekarang ini, i can tell her every detail in my relationship. and so is she, with her boy. all the small things they talk about, the marriage plan, and even the 2-years-promise. anything. just anything.

ini lho yg namanya mbak mega

ini lho yg namanya mbak mega

FYI, dulu pas mau lulus SMA, aku ada target nikah usia 27-an. mau bangun karir dulu ceritanyo.. haha.. sempet dimarahin ama Nisa’, tapi akhirnya setelah jd penerima tamu di nikahan mbak Fitri [putrinya prof Teguh, kakaknya mbak Nuri&mas Dian], akhirnya sadar juga kalo usia ideal cewe nikah antara usia 23. hehehe.. thanks, life! for that precious lesson. i owe you. πŸ™‚

gah! enough ramblingnya! :))

oke, kembali ke masak.

Duluuuuu, saat awal-awal hidup sendiri, yaitu sekitar agustus – november 2008, aku hobi banget yang namanya ke Pasar Blimbing pagi-pagi, kadang naek angkot, kadang bawa si esti (dulu masih bernama esti, sekarang gaspard.the name-changing sounds like my car has been through a gender transformation. LOL). sok-sok an banget deh pake ke pasar segala. kalo di Sidoarjo aja jarang banget. wah, jadi wanita bener dah kalo di malang. =))

anyhow, ketika hidup sendiri, kita dituntut untuk mandiri dan secara tak langsung mendewasakan sudut pandang serta berpikir ke depan. kalo terus-terusan beli makan di luar tiap hari, gimana ntar kalo uda punya keluarga, masa’ mo dibeliin di luar terus [walaupun hal itu logis dilakukan]. tapi aneh aja. saat itu pula muncul sebuah idealisme yang idealis. hehe.. gimana kalo belajar masak? aku harus bisa masak! biar cuman tumis sayur, tapi paling gak bisa masak! yah, it was my vision!

tiap weekend atau hari senggang kuliah, habis subuh selalu aku sempatin untuk ke pasar, mostly beli buah ama sayur. gak lebih dari 30-45 menit aku luangkan untuk keliling pasar. setelah itu pulang ke rumah&bersiap masak. this is how i looked like at that moment:

Β 

calon chef... tapi bo'ong :p

calon chef... tapi bo'ong :p

pertama, jangan lupa masak nasi dulu secukupnya.

untuk lauk, waktu itu masih bereksperimen membuat tumis kacang panjang + wortel & taoge. waktu memasaknya gak lama, cuma 25 menitan, ditambah bersihin alat masak& dapur sekalian nata meja makan selama 15 menit, total 40 menit aku bisa menyediakan tumis cang-wor-ge di ruang makan. tapi, gak lengkap rasanya kalo gak coba bikin sambel sekalian ama es nutri sari. VOILA! akhirnya jadi deh tumis cang-wor-ge [yg cukup enak], sambel [rasanya agak gak karuan. lebih tepatnya, gak enak. LOL] sama segelas nutrisari dingin untuk sarapan. Alhamdulillah ~

Β 

baru masak gini doank aja bangga :))

baru masak gini aja bangga :))

worst thing: baru nyadar kalo sarapan sendirian.

Β 

nelangsanya sarapan sendirian, hari minggu pula

nelangsanya sarapan sendirian, hari minggu pula

nasib jadi lonely lajang. ahahaha… tapi no problemo, uda biasa πŸ˜€

sekarang?

idealisme itu mulai luntur dan akhirnya perlahan tergantikan oleh makanan kantin fk atau di depot dekat rumah.

i blame my routinity for that! well, guess i should blame myself too!

mulai beberapa saat lalu insya Allah sudah ber-azzam untuk bisa masak, demi masa depan yang lebih baik. Bismillah ~ doakan saja ya! πŸ˜€

paling gak, di akhir tahun sudah pasang target bisa masak menu rumahan seperti sop, sayur asem, sayur bening, ayam kecap, cap cay, bakmi goreng, dll. hehehe.. Amiiiin Ya Robb πŸ™‚

SEMANGAT VANISIA!

Β 

*again, i know you’ll always support me.

just let me know we’re all in this together

Β 

J

Β 

Β 

Cheerio,

Vanisia

Β 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

just (another) RANDOM thought came across my mind

Human being is a complex creature, along with anything wrapped in it.

and so their feelings too.

Β Well, at least, i found that mine is complex one…

Β 

September 14, 2009. 00:00

i was having flight of ideas. Random stuff crossing my neurons and polarize in each junctions in this brain.

previously tonight, i drank a can of coffee latte. a drink of which i haven’t tasted in this recent months. (i intendedly stop coffee-ing when i knew it’s quite dangerous for my “circulation system” and my brain’s blood-vessels) actually i didn’t intend to do so. My friends did advise me to quit. hehehe.. thank you people! πŸ™‚

FYI, there’s always contemplations when i drank coffee in the night. contemplations about anything, in my so-called beautiful life, especially about this complicated feelings. Something i just can’t precisely describe. This afternoon, i had small talks wif Mom, while enjoying her “buka puasa”, we watched TV and do share stories about what happened in past few months. about Dad, little sister, little brother, my med-school stuff and all. I’M HAPPY TO BE HOME. πŸ™‚

watching my siblings grow up. looking at my mom’s laughter and her tough appearance. i love her whole-heartedly. πŸ™‚ My Dad? he’s not home (yet). we’ll always wait for him. Good things come to those who wait, right? though we sometimes had a joke about a song titled “Papa Rock and Roll: Papa gak pulaaaang beibeh, papa gak bawa uang beibeh… papa memang harus begini, cari proyek sana sini.. ” all and all, he’s a great and responsible Dad. love you too, pa!

okay, enough with that happy-story… πŸ˜€

As i wrote previously, someone came into my life. someone i have strong feelings about. there’s always ups and downs in life. so is my heart. in a certain time, i feel blissful havingΒ it in my life, we share stories, life-experiences, and motivations wif each other. but in other time, i felt i didn’t know him well, i didn’t know what he’s doing at that time, whom he’s with, where he was, and all other small stupid questions that came through my mind. call me childish or whatever you want to, i just want to get to know him better than before, get to know his friends, what he’s going to do.

yes, i understand that the Qs are stupid and sounds possessive.

gaahh, i guess i’ve been intoxicated and feel kinda jealous when i see my friends had a long-CDMA-phone-call or had a continuous text-messaging wif their boyfriend. haha.. then again, i realized that i had a different point-of-view about “relationship” and just trying to keep that in mind.

“Good things come to those who wait and always improving her/himself”

in less than a week, i’ll turn 20. it scares me sometimes. unbelieveably real! a moment i’ve been waiting for.. hehehe.. hopefully i can make it through perfectly fine.Β  hopefully πŸ˜‰

Β 

Uhm, i kinda find a good quote today:

β€œbut while we’re apart, don’t you give your heart to anyone – michael buble”

Ehehehe… nice huh? ;D

***Ohmaigoat,,, what a random thoughts i had!

1 Comment

Filed under Uncategorized